SELAMAT DATANG DI BLOG GURU PPKN-GURU PEMBELAJAR SEPANJANG HAYAT-BELAJAR BERBAGI-MERDEKA BELAJAR ABAD 21
Guru PPKN Abad 21


Perjalan SM3T
 
Inilah ceritaku tentang di daerah 3T kabupaten malinau kalimantan timur, saya adalah salah satu peserta SM3T asal LPTK UNDANA Kupang angkatan ke-2. Merupakan sebuah rasa  syukur saya yang sangat mendalam dalam menjalankan tugas mulia ini sebagai pendidik di daearah terdepan, terluar dan tertinggal untuk itu saya bisa menjalaninya dengan penuh suka cita dan merupakan sebuah kebanggaan untuk melayani mereka yang sangat membutuhkan khususnya dalam dunia pendidikan.
Ini hanyalah sebuah ringkasan-ringkasan kecilku yang sengaja ku rangkum dalam sebuah catatan kecil dan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua,dan catatan inipun masih jauh dari kesempurnaan ini hanyalah sebuah catatan harian yang sengaja ku rangkum sebagai catatan khusus.
Program sarjana mendidik daerah terdepan,terluar dan tertinggal (SM-3T) adalah program mencerdaskan Indonesia oleh pemerintah pusat dalam hal ini kemendikbud dengan tujuan pemerataan dan percepatan  pendidikan untuk mencerdaskan bangsa, mungkin itulah penjelasan singkatnya. berawal dari sebuah keragu-raguan akupun mulai memahami dan akhirnya menjadi sebuah cerita. Inilah sebuah kisahku di tanah perantaun di tanah intimung kabupaten Malinau Kalimantan Timur dan semoga bermanfaat.
Bulan oktober 2012 perjalanan dari kupang di bandara Eltari menuju bandara Juanda Surabaya dan dari Surabaya ke bandara Soekarno Hatta Jakarta dan dari Jakarta ke Balik Papan,Balik Papan ke Tarakan, setibanya kami di Tarakan waktu itu kami masih menginap semalam di kota itu dan keesokan harinya baru kami memulai perjalanan menuju daerah sasaran SM3T yaitu di kota Malinau Kalimantan Timur dengan menggunakan jasa transportasi sungai speat boat.
Adalah sebuah kenyataan yang tidak bisa ku pungkiri bahwa dalam ketidaktahuanku seolah-olah aku bagaikan terbangun dari sebuah mimpi, Malinau yang selama ini tidak pernah ada dalam benakku ternyata sudah ku lihat dengan mata terbuka dan keindahannyapun tidak bisa lagi kuungkapkan dengan kata-kata, Malinau atau sering disebut tanah intimung dengan keelokan hutan yang masih alami akupun terkesan, dan rasa kelelahanpun tak terasa. pelan sang mentaripun mulai tenggelam dan sekitar jam 8 kami tiba di pelabuhan malinau dengan segala perlengkapan yang kami bawah, sesaat kemudian kami di jemput oleh pemerintah setempat dalam hal ini pemkab dinas pemuda dan olahraga dan kami di bawa ke penginapan chery, setelah makan malam kamipun melepaskan kelelahan kami di tempat tidur dengan segala syukur dan harapan kamipun terlelap.
Pagi mulai tiba kamipun terjaga dengan segala harapan pelan mulai ku terbangun dan ku dengar kicauan burung mengingatkanku tentang kampung halamanku dan membawa sebuah rasa kerinduan yang mendalam, sedih saat saat ku ingat kamapung halamanku, tapi hanya sekejab saja. Karena aku tidak ingin tenggelam dalam rasa yang seolah separuh jiwa telah hilang. ku pandang tanah intimung dengan keasliannya jiwa terasa termotivasi oleh keindahan yang sang pencipta berikan dan mulai kunaikan segala puji dan syukur dalam hati dan mulai bertanya, apakah memang kehadiranku di tanah ini benar-benar membutuhkanku dan aku mulai berpikir tentang apa yang akan kuberikan bagi generasi ini agar kelak saat ku meninggalkan daerah ini aku bisa di kenang oleh anak-anak negeri ini tetapi kesimpimpulamku biarlah cakrawala yang bercerita tentang hari esok dan saya lakukan yang bisa saya lakukan untuk hari ini. Tugas sebagai seorang pendidik mencerdaskan bangsa memang tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan, tapi sebagai pendidik dengan tugas yang diemban harus penuh tanggung jawab biarlah seiring dengan berjalannya waktu ku ukir perjalanku di tanah intimung dan biarlah mereka yang sedang menagis bercerita tentang fajar.
Setelah acara penyambutan di kantor SLB kota malianau sekaligus pembagian tempat tugas mengajar dan waktu itupun saya di tugaskan untuk mengajar di SMAN 8 Malinau barat, waktu itu gedung sekolahnya belum ada, bukan tidak ada tapi belum di gunakan dan fasilitasnyapun belum ada jadi waktu itu kami sekolahnya pada sore hari di gedung SMAN 1 Malinau dari jam 2 sampai jam 6. dan saat itupun kami tidak ada penginapan jadi untuk sementara kami mencari rumah kontrakan atau kos, keadaan rumah kos pun sangat memprihatinkan dengan ukuran kamar 3x4cm rumah papan dan di bawah kolongnya berawa-rawa dengan air sampah yang berbau busuk, di sinilah kami bertahan selama semester dan paginya kami mengisi waktu dengan bekerja mencari uang tambahan yaitu bekerja sebagai tukang galon/pengantar air minum dan dari sinilah kami bisa mulai mengenal masyarakat setempat.
Berbicara tentang dunia pendidikan memang sangat prihatinkan, tapi itulah tugas seorang guru sebagai pendidik, dengan tanggung jawab yang di emban seorang guru haruslah ia mampu dan terus tegar dalam segala keadaan dan percaya bahwa ia mampu mengubah seseorang (generasi bangsa) menjadi baik untuk membawa terang bagi mereka yang membutuhkan agar bangsa ini tetap pada tujuan yang ingin di capai sebagaimanan telah di amanatkan dalam undang-undang dasar 1945. saat ini memang dunia semakin pesat dan kita seakan-akan di tuntut untuk bersaing dengan dunia luar tapi yang menjadi pertanyaan adalah mampuhkah kita membawa sebuah perubahan sedangkan negara ini makin di kecam oleh setan-setan korupsi. sedangkan dunia pendidikan kita semakin tenggelam, masih banyak yang tidak mendapat keadilan, kekerasan, bentrokan dan masih banyak lagi yang terjadi di negeri ini.
Kalimantan Timur, Kabupaten Malinau merupakan wilayah NKRI yang sangat potensial, dengan kekayan alam yang sangat luar biasa, namun kalau di lihat dari segi pendidikan menurut pengamatan saya masih sangat rendah/teringgal dari daerah-daerah lain yang ada di Indonesia, dan sangat tepat sekali bahwa pemerintah menghadirkan tenaga pendidik yaitu guru SM3T untuk membantu dan mencerdaskan bangsa tapi itupun tidak cukup dengan hanya mengirim .tenaga pendidik, karena di sini dari segi fasilitas boleh di katakan belum tersentuh dan bahkan di setiap sekolah tidak ada penunjang untuk proses belajar mengajar, bahkan toko buku pun tidak ada apa lagi di malinau yang penduduknya berada di pedalaman yang sulit untuk di jangkau. pendidikan pun mereka belum tersentuh.
Waktu demi waktu yang terus bergulir tak terasa satu semester telah berakhir kami belajar di gedung SMAN 1 malinau, dan pada bulan desember kami pun merayakan natal bersama digedung sekolah SMAN 8, dengan segala kekurangan fasilitas tidak membuat para panitia natal menyerah. untuk mensukseskan acara perayaan natal itu. dan akahirnya sukses, di sinilah kami menjalali kebersamaan bersama rekan-rekan guru, siswa-siswi maupun para undangan, awal tahun bulan januari kami sudah mulai menggunakan gedung sekolah SMAN 8 tepatnya di desa kuala lapang kecamatan malinau barat kurang lebih 7 km dari pusat kota malinau. SMAN 8 yang tak kunjung selesai pembuatan gedungnya apalagi fasilitasnya, tapi kami terus bersemangat bersama anak didik kami mulai dari kebersihan halamannya, ruangannya, jalannya, dll. dan saya lihat betapa anak-anak bersemangat bekerja walaupun kegiatan belajar mengajarnya tidak cukup, setelah semuanya sudah agak bersih kami sudah bisa belajar dengan tenang dengan apa adanya, bulan pebruari sekitar pertengahan kami pindah ke mes SMAN 8 dengan menggunakan transportasi angkutan kota untuk mengangkut barang-barang kami dari kontarakan dekat SMAN 1 malinau ke SMAN 8 di desa kuala lapang, kurang lebih 30 menit perjalan dan kamipun tiba di mes itu dengan keadaan gelap karena waktu itu listriknya belum ada jadi kami hanya memakai lilin dan kadang-kadang jika saat bulan purnama kami hanya duduk di luar bahkan makan di luar. Tapi itu saya tidak mengatakan bahwa itu adalah sebuah penderitaan bagi saya itu adalah sebuah kisah yang berharga karena saya bisa menikmati  dengan segala kebahagiaan saya bisa berada dalam keadaan itu dan memberikan suatu keistimewaan yaitu bisa menjadi sebuah cerita atau pengalaman yang berharga.

                                               Bersama teman - teman Di bandara Juanda
SUKA DUKA
Suka duka yang saya maksudkan di sini bukanalah suatu penderitaan fisik atau derita karena kekuarang makanan, tetapi yang saya maksudkan dengan suka duka di sini adalah dalam proses mendidik anak bangsa untuk menjadi cerdas dalam segala aspek kehidupannya menjadi manusia yang seutuhnya, tugas sebagai seorang guru memang berat dengan menghadapi berbagai macam karakter anak didik, terkadang kita menangis tanpa air mata, dan kadang saat kita tertawa pun ada rasa sakit, mungkin seperti itulah penjelasannya saya tidak bisa menjelaskan lagi. tugas sebagai pendidik tidaklah semudah apa yang kita pikirkan karena apapun yang kita pikir dan perbuat ini menentukan kesuksesan anak didik kita. di kabupaten malinau-kalimantan timur khususnya di SMAN 8 tempat saya mengajar dengan segala kekurangan dan kelemahan saya tetap mencoba memaksimalkan dan menjadikan segala kekkurangan dan kelemahan itu sebagai kekuatan. tetapi semua itu harus di dukung dengan hati yang ikhlas, lemah lembut dan kesabaran yang tidak bisa di ukur dengan apapun, bertolak dari itu maka saya  merasa dan berpikir bahwa “tugas itu adalah hidupku” dengan keterpanggilan yang menjiwai segala aspek perjalanan hidupku, maka semua pintu akan terbuka lebar. tugas guru bukan hanya terletak pada bagaimana ia mengajar tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mendidik anak untuk menjadi unggul sehingga menjadi generasi yang di andalkan untuk itu guru harus harus menjadi teladan bagai anak didiknya. Seorang guru percaya bahwa ia mampu mengubah seseorang menjadi baik, maka sebelum ia menjadi teladan ia harus mampu menjadi teladan dirinya sendiri. 
Menjalani tugas sebagai pendidik tidak terlepas dari berbagai tantangan dan hambatan, dan itu bukanlah sesuatu hal atau alasan untuk membuat kita berhenti dan menyerah, tantangan dan hambatan yang saya maksudkan di sini adalah bagaimana kita mampu mengubah dunia pendidikan itu dari kekurangannya untuk menjadi pendidikan yang kita harapkan. di daerah terdepan, terluar dan tertinggal khususnya di malinau sebenarnya masih  banyak yang harus di benahi dan yang harus di ubah baik dari pola kehidupan masyarakat maupun kekurangan akan fasilitas itu sebenarnaya harus di perlengkapi, kesadaran masyarakat tentang dunia pendidikan di malinau ini menurut saya masih sangat rendah, sesuai pengamatan saya selama di daerah ini sangat memprihatinkan karena sebagian besar masyarakat malinau bermata pencaharian sebagai pekerja batu bara,dan petani jadi menurut pandangan masyarakat setempat sudah cukup untuk biaya hidup, karena pendapatan mereka sangat besar dari pekerjaan  itu, jadi kesadaran akan dunia pendidikan sangat rendah sehingga menyebabkan rasa kepedulian terhadap anaknya tidak ada untuk dunia pendidikan.
Dari keadaan yang semacam itu bisa di simpulkan bahwa di Malinau merupakan daerah yang maju untuk sumber daya alam untuk itu perlu adanya perhatian khusu bagi pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang bersinergi agar tetap terjaga dan terus dilestarikan demi pencapaian multi sumber yang bermanfaat bagi daerah maupun bangsa dan negara. saya sebagai peserta SM3T dari NTT sangat kangum akan kekayaan alam namun disisi laian masih banyak kekuarangan yang seharusnya butuh perhatian khusus untuk malinau  seperti sarana transportasi dan jalur perhubungan, selain itu juga dilihata dari segi kapasitas pendidikan di malinau sangat kurang baik sarana gedung maupun perangkat atau penunjang laiannya seperti buku atau sumber belajar laiannya, memang sangat memprihatinkan untuk pendidikan hal ini disebabkan juga oleh sistem transportasi yang telah diuraikan diatas memang yang sangat sulit.
Berikut adalah fose bersama dengan rekan guru dan siswa/siswi se SMAN 8 Malinau-kaltim

                                                 civitas akademika SMA Negeri 8 malinau barat


ANTARA KEKAYAAN ALAM DAN DUNIA PENDIDIKAN
Berbicara tentang kekayaan alam atau sumber daya alam khususnya di malinau menurut saya malinau merupakan daerah potensial bahkan kalau di lihat dari segi alamnya masih terlalu alami jadi di dalamnya masih terdapat kekayaan alam yang snagat luar biasa, salah satu kekayaan alam di malinau yang dapat di ketahui seperti batu bara, kelapa sawit, kopi, coklat dll. Mengapa antara kekayaan alam dan dunia pendidikan? Pertanyaan ini memang menjadi sebuah tanya yang penulis sendiri tidak mengerti, tetapi saya terus mencoba untuk menemukan pemecahan permasalahan ini dalam hal ketidaktahuan saya sebagai bahan berpikir untuk kita semua. Kekayaan alam dan kekayaan akan ilmu pengetahuan sangatlah berbeda jauh tetapi semua manusia memiliki pilihan untuk menentukan sebuah pilihan itu. Kurangnya kesadaran dan ilmu pengetahuan maka harta kekayaan alam dapat memperhamba, jadi menurut saya butuh keseimbangan, agar semua berjalan sesuai dengan koridor dan harapan dengan perkembangan yang semakin pesat. Agar kita tidak menjadi penonton di negeri sendiri.
Pendidikan merupakan pemeran utama dalam pembentukan karakter bangsa oleh sebab itu perlu pembenahan yang  menitikberatkan pada lembaga pendidikan,karena lembaga pendidikan yang mempunyai peran dan tanggung jawab penuh untuk mendidik dan mengembangkan nilai-nilai budaya bangsa.untuk bisa menciptakan generasi bangsa yang dapat bertanggung jawab dan dapat meneruskan cita-cita bangsa sebagaimana di amanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Pendidikan senantiasa menjadi sorotan bagi masyrakat khususnya di Indonesia yang di tandai dengan adanya pembaharuan maupun eksperimen guna terus mencari kurikulum, sistem pendidikan, dan metode pengajaran yang efektif dan efisien.
Berbicara tentang pendidikan berarti berbicara tentang manusia dengan segala aspeknya. Nilai suatu bangsa terletak pada diri sumber daya manusia yang menjadi warga negara.semakin baik kualitas manusianya,bangsa tersebut semakin memiliki peluang besar menuju kemakmuran dan kemajuan .
Dalam rangka mencapai tujuan nasional khususnya dalam bidang pendidikan yang berupaya mencapai masyarakat adil dan makmur baik jasmani maupun rohani, perlu adanya usaha untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas guna memenuhi kebutuhan pembangunan dewasa ini dan masa yang akan datang.
Untuk mencapai hal tersebut di atas, perlu  di tumbuhkan motivasi yang kuat untuk meraih sesuatu yang di cita-citakan. Motivasi yang tumbuh baik secara internal maupun secara eksternal dengan motivasi yang kuat di harapkan dapat memacu meningkatkan kualitas dan potensi sumber daya manusia. Khususnya di bidang pendidikan, sebagaimana di tegaskan dalam pasal 4 UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang menyebutkan;
Pembangunan nasional di bidang pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa, serta berakhlak mulia,sehat, berilmu,cakap,kreatif,mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertangung jawab.
Sumber daya manusia yang memiliki kecerdasan tinggi, yang di tunjang oleh adanya sikap dan perilaku yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berbudi pekerti luhur sangat di harapkan dalam mencapai tujuan nasional. Disisi lain adanya pengetahuan dan keterampilan,serta pola kepribadian yang mantap dan dinamis, juga dapat membantu tercapainya tujuan nasional yaitu: “ Membentuk manusia yang bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa”.
Adapun langkah yang harus di tempuh dalam upaya membantu mewujudkan tujuan di atas adalah dengan menumbuhkan dan membina motivasi kepada para peserta didik yang merupakan harapan bangsa untuk memacu prestasi dalam segala bidang agar menjadi generasi-generasi yang siap dalam menghadapi tantangan masa kini dan masa yang akan datang.
Masih banyak siswa yang memiliki prestasi belajar yang rendah dan mengecewakan, hal tersebut di duga karena salah satu faktor penyebabnya adalah motivasi belajar mereka yang masih lemah dan kurang tidak adanya tanggung jawab.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan sumber daya alam tetapi pertanyaannya apakah bangsa Indonesia kaya akan sumber daya manusia? Dan jika jawabannya ya, seperti apa bangsa Indonesia sekarang. Mengapa masih ada isu-isu bahwa sumber kekayaan alam yang ada di negeri ini banyak di kelola oleh sektor asing, dimanakah orang-orang pribumi?

Apakah Bangsa indonesia,bangsa yang berbudaya? Jika ya, bangaimana kondisi tata etikanya dalam kehidupan yang semakin pesat. Mengapa banyak budaya-budaya atau gaya-gaya anak bangsa seperti berbudaya barat. Dan masih banyak lagi.

Untuk itu sebagai generasi bangsa yang masih mempunyai kesadaran akan kondisi ini, dan selagi masih ada kesempatan, tunjukan bahwa kita bisa dan bisa menjadi lebih baik dan terbaik, untuk Indonesia maju bersama mencerdaskan Indonesia.


PENGALAMAN  DI DAERAH 3T
Berbicara tentang pengalaman selama di daerah 3T tidak terlepas dari apa yang kita buat dan yang kita dapatkan, jadi tidak heran banyak orang yang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Maka dari apa yang buat maka dengan dengan sendirinya menentukan tentang apa yang kita dapatkan atau yang kita peroleh, yang diperoleh yang saya maksudkan disini adalah bukan  sesuatu yang bersifat materil, tetapi yang saya maksudkan tentang yang kita peroleh dari pengalaman itu adalah ilmu pengetahuan sehingga menambah wawasan dan cakrawala berpikir kita tentang dunia pendidikan. Selama saya berada di daerah 3T di kabupaten Malinau-kalimantan Timur mungkin apa yang saya tuliskan ini belum cukup untuk saya ceritakan tetapi mungkin apa yang saya pikirkan tentang pengalaman itu ada. Selama kita berpikir dan berjuang untuk mendapatkan pengalaman maka Pengalaman itu tidak akan pernah cukup dan mungkin tidak akan pernah habis, pengalaman itu cukup mungkin jika pengalaman itu sendiri telah habis. Selama mengikuti program mencerdaskan bangsa atau yang sering di sebut SM3T, pengalaman yang saya dapat bahwa yang pertama bagi saya adalah bahwa keragaman kultur/budaya, bahasa, adat istiadat, dan lain-lain membuat saya terkesan bahwa betapa uniknya bangsa Indonesia, sehingga selama saya disana masih butuh penyesuaian, Dan dalam satu kabupaten itu masih terdapat beragam etnis dan budaya yang berbeda pula tetapi sikap toleransinya sangat tinggi.
Pengalaman saya dalam bidang pendidikan selama di daearah 3T di kabupaten malinau seperti apa yang telah saya paparkan diatas ada sedikit rumit dalam proses belajar mengajar disisi lain kurangnya kesadaran masyarakat akan dunia pendidikan mengakibatkan turunnya rasa keingintahuan anak untuk mengikuti proses belajar mengajar sehingga menimbulkan kemalasan didalam kelas disisi lain kurangnya fasialitas-fasilitas penunjang seperti buku-buku, perpustakaan, internet dll mengakibatkan kurangnya pengetahuan akan dunia luar dan pendidikan itu sendiri, sehingga terkadang hanya guru yang menjadi sumber belajar bagi siswa. Jadi solusi yang saya tempuh dalam hal keadaan seperti itu adalah meningkatkan motivasi siswa akan pentingnya belajar sehingga siswa memiliki kesadaran untuk belajar, mengerti dan memahami menurut karakter sisiwa dan memperlakukan mereka sebagai sahabat dan memberikan pemahaman tentang pendidikan.
Setahun selama pengabdian tidaklah cukup untuk memberikan apa yang kita berikan tetapi yang sangat penting adalah apa yang telah kita lakukan selama setahun itu sehingga menjadi cerita hari ini. waktu terus berjalan musim terus berganti, satu kebaikan yang kita buat hari ini mungkin tidaklah cukup untuk hari esok tapi kita jangan mengkhatirkannya.  MAJU BERSAMA MENCERDASKAN BANGSA.


DATANGLAH KEAKRABAN DI SIMPANG PERPISAHAN
 

Kini tibalah waktunya bagi kami peserta SM3T untuk kembali ke daerah asal kami, setelah setahun mengabdi di daerah 3T karena memang waktunya telah habis,tepat di bulan oktober 2013 di SMAN 8 Malinau tempat saya mengabdi terlihatlah hari-hari yang melelahkan dan bagaikan merpati bersayap satu, hatipun terasa berat, dan langkahpun terasa lelah karena tinggal menghitung hari.untuk meninggal daerah yang selama ini telah menjadi momen terindah bagi saya dan teman-teman untuk berbagi dengan mereka.
Sejenak aku berpikir tentang arti kehadiranku dan memang berat rasanya,hingga aku berkesimpulan bahwa  bukan bagaimana cara saya supaya tidak berpisah dengan mereka melainkan bagaimana caranya supaya ketika perpisahan datang bukan kenangan pahit yang harus di pendam
Aku menyadarinya bahwa setiap yang hidup tentu akan mengalami pertemuan-pertemuan dan tentu saja pada saatnya akan berpisah dan memang perpisahan selalu menimbulkan rasa sedih dan ketidaknyamanan dan selalu diiringi dengan air mata…ku maknai sebuah perpisahan itu tanpa harus menyalah siapa-siapa apalagi meninggalkan dendam dan kebencian dan kunaikan rasa bangga bahwa tanpa sebuah perpisahan saya tidak pernah tahu tentang arti kehadiranku, perpisahan juga mengajarkan bagaimana cara memaafkan dan melupakan,Tuhan menciptakan pertemuan sebagai bekal untuk ibadah saat berpisah dan terkadang aku berpikir dan seakan masih perlu waktu berpisah supaya belajar lagi bahwa betapa berharganya saat bersama mereka..
Hati terasa berat saat acara perpisahan di ruang aula SMAN 8 malianu tepatnya pada tanggal 18 oktober 2013 sekaligu acara sambutan guru SM3T angkatan ke 3 (pengganti)dari jogja dan malang, dari kelima orang guru SM3T terasa bagaikan kehilangan arah tanpa tujuan saat acara berlangsung dan anak-anak didik yang di geluti rasa kesedihan yang mendalam, saya menyadarinya bahwa keikhlasan mereka adalah beban nagi saya bahwa hari-harinya saya sering menemani mereka baik saat-saat senang maupun kecewa,,,,teringatlah mereka bagaikan sahabat dan merekapun demikian sebagaimana kami perbuat sebagai adik, dan selalu memberikan semangat untuk mereka tetap belajar……

Berikut adalah fose bersama disaat acara perpisahan……………………….

 Peserta SM3T angkatan berikutnya di SMA Negeri 8 malianu barat..bersama kepala sekolah dalam acara perpisahan dan penerimaan SM3T di SMA Negeri 8 malinau Barat kalimantan Timur
saya bersama teman-teman dari Jogya dan Malang saat acara perpisahan di gedung aula SMA Negeri 8 malinau Barat.
 
Siswa Siswi SMA Negeri 8 membawakan persembahan lagu Himne guru dan lain-lain.










inilah wajah-wajah kami beserta rekan-rekan guru SM3T dan guru-guru SMA Negeri 8 malinau saat acara penrimaan dan pelepasan guru-guru SM3T yang sangat mengharukan..hehehe,Tapi biarlah dengan segala hormat harapanku kepada anak-anak didik saya teruslah berjuang jangan patah semangat, bangkitlah dan tunjukan kepada dunia bahwa SMAN 8 bisa……!!!!!!!
kira apa yang telah kami berikan menjadi benih yang berharga dan kita terus maju bersama demi bangsa dan Negara yang kita cintai..jangan nyerah teruslah berkarya…,,,,,,,,,,,,,,,,

Hanya penderitaan ketika berpisah yang dapat membuat kita mengetahui kedalaman arti persahabatan, manusia tidak dapat menuai cinta hingga ia dapat merasakan perpisahan yang menyedihkan dan mampu membuka pikiranny, serta merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang sangat menyedihkan,,berpisah dengan orang yang di benci adalah kesenangan, tetapi berpisah dengan orang yang sangat di sayangi merupakan hal yang sangat menyiksa, jika pertemuan adalah awal dari sebuah perpisahan, maka perpisahan adalah awal dari sebuah keindahan untuk pertemuan selanjutnya.
Perpisahan tidak lebih hanya dari sebuah lambaian tangan dan setitik air mata, karena setelahnya akan selalu ada hati yang terpaut antara satu sama lain, terimah kenyataan kuatkan niat dan juga tujuan sebagai pondasi menghadapi rasa keterpurukan akan sebuah perpisahan, perpisahan bukan berarti berhenti untuk menyatukan hati meski tidak ada lagi di satu tempat,
Jika dengan menangis akan merubah segalanya, maka lakukanlah karena kamu adalah kamu dan orang lain belum tentu meraskan apa yang kamu rasakan saat ini, pertemuan boleh berujung dengan perpisahan tapi cinta adalah lingkaran yang tak berujung,,,perasaan rindu yang terlalu dalam tentang sebuah kenangan abadi di masa lalu akan tetap abadi meskipun pertemuan hanyaakan terkenang dalam hati,,
Manusia merencanakan pertemuan tapi Tuhan yang menentukan jika akhirnya harus ada perpisahan, tak ada yang harus di sesali, saat sebuah pertemuan berawal dari kebaikan maka akhirilah sebuah pertemuan dengan perpisahan yang memiliki kenangan terindah,,
Persahabatan merupakan sebuah ikatan yang sangat suci terutama dengan seseorang yang sangat berarti namun saat perpisahan datang menghampiri semua seakan sedang beradadi dalam mimpi. boleh jadi perpisahan akan menyedihkan pada awalnya tapi kemudian akan Nampak kebaikan dirinya dari kejauhan,
Tahan air mata ketika akan jatuh dan basahi pipi karena hal tersebut akan membuat sebuah perpisahan menjadi lebih berat untuk diikhlaskan, hidup yang penuh dengan berbagai warna dan juga keindahan terkadang menjelma di dalam kehidupan yang di awali oleh sebuah perpisahan,,,,
Mutiara akan  bertebaran di pelupuk mata ketika hati menyadari akan arti dari sebuah perpisahan,,,perpisahan tercipta karena aka ada sebuah pertemuan selanjutnya yang akan lebih indah……ketika saat berpisah memang pasti akansangat menyedihkan tapi akan lebih sedih jika ia tidak mengingat kembali di saat terulangnya sebuah pertemuan,,,
Mungkin itu saja yang dapat saya ceritakan….untuk itu mari kita simak tentang peran keluarga karena menurut saya sangat erat hubungannya denga dunia pendidikan dimana seorang anak dapat berhasil atau sukses bukan saja dalam dunia pendidikan tapi saya berharap bahwa anak sebagai anugerah yang Tuhan titipkan kepada orang tua dan keluarga dapat menemukan jati dirinya yang sesungguhnya untuk sukses dalam berbagai hal dan di balik kesuksesan seorang anak adalah kebanggaan orang tua……..okeyy…

saya ucapkan terimah kasih buat;

Teman-teman SM3T angkatan pertama SMA Negeri 8 Malinau Barat buat pak Ryan,pak bisri,Bu aning dan pak umar selamat berkarya dan sukses.

Buat guru-guru SMA Negeri 8 Malinau Barat yang telah memberikan bimbingan dan bantuannya.
semau siswa/i SMA Negeri 8 Malinau Barat,tetap semangat dan sukses.

Guru PPKN Abad 21


Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita. Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin. Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju,keaktifan bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau dan kesetiaan Dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri. Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: 'Tuhan, ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia. Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya'. 'Baiklah', kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan,Vdan berkata, 'Tuhan, sejak aku memberikan kembali wanitaVciptaan-Mu,kiniVaku merana kesepian.

Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yangmenyayangiku. Aku selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian, kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya. Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!'. Sang Pencipta berkata, 'Baiklah'. Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu dating lagi kepada Tuhan dan berkata, 'Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan.Dia semakin menyebalkan. Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu. Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya'. Sang Pencipta balik bertanya, 'Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?'. Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, 'Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?'.


'Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!', jawab Tuhan. Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:

1.    Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2.    Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3.    Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4.    Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5.    Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6.    Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan.

Untuk itu marilah kita hidup dan belajar untuk saling melengkapi dan mengasihi satu dengan yang lainnya agar tercipta hubungan yang berkenan di hadapan Allah Tuhan Kita yang senantiasa berguna bagi diri,keluarga,bangsa dan negara dan untuk kemualiaan nama Tuhan..

Guru PPKN Abad 21

SABAR MEMBAWA BANYAK HAL POSITIF
DALAM HIDUP KITA



Kita sudah sangat sering mendengar kata-kata sabar, tetapi apakah anda tahu sebenarnya mengapa sabar itu menguntungkan.

Bagi setiap orang menunggu sesuatu apakah itu. pekerjaan,hubungan atau bahkan mengantri di supermarket akan mengatakan pada anda itu tidak mudah,membosankan,kesal,bahkan makan hati.

Tetapi menunggu dengan sabar dapat memiliki hasil positif.Ini tidak berarti penyelesaian untuk mengecilkan tujuan.Sabar sebenarnya membantu anda bertahan sampai anda mencapai tujuan tersebut.Berikut beberapa alasan mengapa kesabaran memiliki nilai positif:

KESABARAN ITU SEKSI

Kita akan merasakan suatu perasaan anti klimaks ketika segala sesuatu terjadi begitu cepat.Suatu hubungan yang terjalin dengan cepat dan kemudahan akhirnya hubungan akan meninggalkan anda perasaan hampa.Hal terbaik dalam suatu hubungan adalah menunggu,menikmati dan merentangkan hal-hal atau moment terkecil dengan penuh.

KESABARAN ITU MENGUNTUNGKAN

Apakah anda tengah menuggu untuk menjual sesuatu atau menahanya untuk pekerjaan yang diimpikan,kesabaran mungkin menjadi usaha yang dapat menguntungkan.Suatu penelitian di universitas Calivornia ditemukan bahwa lebih dari 6 tahun,investor yang tidak melakukan sesuatu terhadap stock mereka meraih keuntungan 18,5 %.Mereka yang tidak sabar hanya meraih keuntungan bersih 11,4%.

KESABARAN LEBIH EFISIEN

Memberikan diri sendiri waktu untuk memikirkan sesuatu dan memiliki kesabaran untuk melakukabya berarti anda tengah menggunakan waktu lebih efektif.
‘Berbagai tugas’adalah suatu latihan dalam ketidaksabaran karena ini menyangkut pengalihan bolak-balik antara pekerjaan.Karena pikiran anda biasanya hanya dapat mengerjakan satu tugas pada satu waktu,lebih baik tidak tergesa-gesa dan gunakan waktu anda.Suatu penelitian di Universitas Michigan ditemukan orang yang umumnya cenderung tergesa-gesa,50% lebih lama menyelesaikan sesuatu.

KESABARAN BAIK UNTUK PIKIRAN,TUBUH DAN JIWA.

Lumrah menginginkan kepuasan dengan cepat,tetapi memperkuat kesabaran sebenarnya menjadi bantuan kuat di saat susah.Dengan bersabar membantu memudahkan pikiran ketika sesuatu membuat kita stress.

KESABARAN MEMBUAT ANDA SEHAT

mengapa saya katakan bahwa sabar dapat membuat kita sehat...hehehe mungkin anda bertanya apa hubungannya she...????? yuuk...
oke sobat...mungkin hal itu pernah terlintas dipikiran kita semua..tapi coba renungkanlah dan lihat di sekitar anda banyak orang-orang di sekeliling kita yang boleh dikatakan panjang sabar,apa adanya,tidak terlalu menuntut,lihat bagimana kondisi tubuh mereka saat sudah usia tua.itu merupakan salah satu bukti,trus yang terpenting adalah kesabaran berkaitan dengan emosional jika kita mengelolahnya dengan baik pasti manfaanya dasyat....Oke Sekian Tuhan memberkati.

Guru PPKN Abad 21

                                                                                                                                    


               ANDA SULIT UNTUK MINTA MAAF?

Para psikolog mengatakan bahwa minta maaf adalah terapi memulihkan rusaknya hubungan antar manusia.Tetapi mengapa kita kadang untuk melontarkan permintaan maaf yang tulus menjadi bingung dan panik melakukanya?
Menurut Dr.Dolly Hollander,sulitnya berkata maaf ternyata ada sangkut pautnya dengan cara orangtua membesarkan kita.Kata maaf itu tidak mahal.Bahkan kadang kita tidak serius,setelah kita berbuat sesuatu yang fatal,seringkali perkataan tersebut sulit sekali keluar.
Satu hal mendasar,mengucapkan kata maaf bukan sekedar latah karena terbiasa diucapkan,ketahuilah bahwa maaf sesungguhnya hanya butuh keredahan hati dan niat yang tulus.Jika anda termasuk yang sering mengalami hal demikian,cobalah beberapa tips berikut:
Ø   PILIHAN WAKTU YANG TEPAT
Untuk suatu masalah yang besar,hadapi orangnya,tatap matanya dan berikan penjelasan yang diperlukan.
Jika persoalan terjadi di kantor,segera minta maaf sebelum bos atau klien menyadari kesalahan anda.Hal ini akan membuat anda tampak lebih teliti.
Hindari minta maaf saat seseorang sedang marah.Bisa jadi permintaan maaf anda tidak diterima.Temui dan jelaskan duduk permasalahanya beberapa hari kemudian.Saat itu kemarahan pasti sudah berkurang.
Ø BERI PENJELASAN
Setelah mengaku kesalahan,beri penjalasan pada orang yang telah anda sakiti.Yakinkan anda tidak bermaksud buruk.Langsung minta maaf keseriusan anda.
Ø SADARI KESALAHAN
Rela mengakui kesalahan,dan mau bertanggungjawab.Mulailah dengan ucapan tulus dan langsung pada permasalahn.Membuat orang terluka mau menerima dan memaafkan.

Ø TAWARKAN KEBAIKAN
Agar lebih sempurna,tawarkan menggantikan kerugian yang terjadi walau hanya sebagai pemanis.Jika memang kesalahan anda mengakibatkan kerugian bagi dia.Bisa juga mengirim pesan atau hadiah.
Guru PPKN Abad 21

BERMIMPILAH BESAR NAMUN JANGAN LUPA BANGUN UNTUK MENGERJAKANNYA

FUNGSI DAN TUGAS PENDIDIKAN PANCASILA
A.  Fungsi
®     Sebagai sumber nilai, norma dan moral
®     Sebagai pedoman, panutan dan petunjuk dalam mengembangkan kepribadian
®Sebagai salah satu media instruksional didalam mempertahankan,mengembangkan dan melestarikan kepribadian bangsa indonesia
® Sebagai filter didalam menyeleksi nilai budaya asingyang dating dari luar maupun yang timbul dari dalam negeri seiring perkembangan yang sedang dan akan berlangsung, sehingga yang cocok diserap dan yang bertentangan dibuang/ditolak.
B.  Tugas
®Mempertahankan, menumbuhkembangkan dan melestarikan nilai-nilai, norma-norma dan moral leluhur yang berakar pada budaya bnagsa Indonesia, agar tidak lapuk, lekang dan pudar/sirna karena perubahan dan perkembangan yang terjadi sebagai dampak globalisasi dalam segala aspek dan dimensi kehidupan manusia.
C.  Pengertian
1)   Pengertian Yuridis
Adalah pendidikan yang mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu; perilaku yang memancarkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai golongan agama, perilaku yang bersifat kemanusiaan yang adil dan beradab, perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan perorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran, pendapat atau kepentingan diatas melalui musyawarah dan mufakat serta perilaku yang mendukung keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

D.  Landasan Pendidikan Pancasila


1.    Landasan Historis
2.   Landasan Cultural
3.   Landasan Yuridis

4.   Landasan Filosofis
5.   Landasan Sosiologis
6.   Landasan Antropologis


E.  Tujuan Pendidikan Pancasila
1.    Cita-cita dan tujuan Nasional cita-cita Nasional (NKRI) adalah “ Mewujudkan Negara Indonesia yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur’ (alinea II pembukan UUD 1945). Rumusan-rumusan lain dari cita-cita nasional tersebut adalah:
*  Terbentuknya masyarakat pancaila, yang didalam kemakmuran dan makmur didalam keadilan.
*      Terwujudnya masyarakat Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia keseluruhannya.
*  Terbentuknya masyarakat madani, yaitu masyarakat Indonesia yang maju, tangguh, modrn dan mandiri dalam segenap aspek kehidupannya.
2.   Tujuan Nasional;
Cita-cita tujuan Negara republic Indonesia tersebut, kemudian dijabarkan lebih lanjut dan lebih rinci dalam alinea IV pembukaan UUD 1945, Demikian:
©       Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
©       Memajukan kesejahteraan umum
©       Mencerdaskan kehidupan bangsa
© Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekan,perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Dipandang dari sudut pandang ketahanan nasionalindonesia, maka tujuan nasional Indonesia itu, secara konsepsional, dapat dirinci menjadi:
*      Tujuan keamanan, yakni melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
* Tujuan kesejateraan, yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa
* Tujuan ketertiban dunia, yakni turut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia.




PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA

A.  Pandangan Bangsa Indonesia Tentang Manusia Pertama
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religious sejak kehadirannya.manusia, masyarakat dan bangsa Indonesia sejak mula kala, mengakui, meyakini, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai khalik alam semesta dengan segala isi kandungannya termasuk manusia. Tuhan Yang maha kuasa adalah ‘’CAUSA PRIMA”, Penyebab dari segala penyebab. sebab yang tidak disebabkan lagi. hal ini mengandung makna, bangsa dan Negara Indonesia terhadap asal mula manusia pertama seiring dan sejalan dengan pandangan/teori religious.
B.  Asal Mula Bangsa Indonesia
Para pakar sarjana purbakala, berdasarkan hasil penelitiannya berkesimpulan bahwa “ Bangsa Indonesia berasal dari YUNAN (Hindia belakang). akan tetapi hasil penelitian terbaru dari para pakar yang sama, kemudian membuktikan bahwa, Yunani adalah tempat yang kedua, sedangkan tempat yang pertama adalah daratan tinggi GOBI (tempat lain di Hindia Belanda). yaitu dari keturunan bangsa MONGOL. bangsa ini kemudian kawin-mawin, lalu berkembang menjadi:
v  Rumpun bangsa Polinesia
v  Rumpun bangsa Mellanesia
v  Rumpun bangsa Mikronesia
v  Rumpun bangsa Indonesia
C.  Sejarah Singkat Kerajaan-Kerajaan Kuno Di Indonesia
Mengacu pada sang waktu dan perkembangannya. maka Indonesia pada mulanya terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil yang merdeka dan berdaulat. kerajaan-kerajaan kuno ini,dapat dibagai dalam dua kelompok yakni: kerajaan-kerajaan kuno yang kecil dan besar.
1.    Kerajaan-Kerajaan Kuno Kecil;
a)   Kerajaan Kutai (abad ke-V) di Kalimantan
b)  Kerajaan Kuno kecil di Pulau Jawa:
§  Kerajaan Traumanegara (abad ke-VII)
§  Kerajaan Kalinga (abad ke-VII)
§  Kerajaan Sanjaya (abad ke-VIII)
§  Kerajaan Mataram (abad ke-VIII)
§  Kerajaan Syailendra (abad ke-VIII-IX)
§  Kerajaan Iswara (abad ke-X)
§  Kerajaan Darmawangsa (abad ke-X)
§  Kerajaan Airlangga (abad ke-XI)
§  Kerajaan Kediri  (abad ke-XII)
§  Kerajaan Singosari  (abad ke-XIII)
2.   Kerajaan Kuno Besar
§  Kerajaan Sriwijaya (abad ke-VII-XII) di Palembang-Sumatera Barat.
§  Kerajaan Majapahit (abad ke-XIII-XVI) di KEDIRI Jawa Timur.
D.  Nilai-Nilai Pancasila Yang Hidup Pada Zaman Pra Sejarah
a)   Penyembahan berhala (animisme), penyembahan pada dewa-dewa dan roh leluhur, adanya bangunan megalitik (mega-besar, litik/litos = batu) yaitu bangunan-bangunan yang dibuat dari batu besar.
b)  Adanya hubungan luar negeri, tidak adanya bentrokan dengan bangsa lain maupun sesame bangsa sendiri.
c)   Hidup berkelompok dalam bentuk kampong yang bersifat Genealogis territorial, bekerja secra gotong royong dan kekekluargaan dalam menyelesaikan masalah.
d)  Adanya pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan, adanya ketaatan/kepatuhan kepada ketua kelompok, kepala kampong atau  kepala suku/adat, memegang teguh prinsip musyawarah dan mufakat dalam mengambil keputusan demi kepentingan bersama serta adanya pengaturan tata tertib dalam bentuk hukum adat.
Adanya kerja keras dalam bentuk gotong royong kemudian menikamati hasil secara bersama, adanya prinsip saling membantu dan menolong yang lemah atau yang mengalami duka nestapa,adanya sikap dan perilaku berat sama di pikul ringan sama di junjung.



PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA
A.  Pengertian UUD 1945
Yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah “ keseluruhan naskah yang terdiri dari pembukaan (terdiri atas 4 alinea), batang tubuh,UUD 1945, yang berisi pasal 1 s/d 37, yang di kelompokan kedalam 16 Bab, 4 pasal aturan peralihan dan 2 ayat aturan tambahan, serta penjelasan UUD 1945 yang terbagi dalam penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal”. naskah UUD 1945 yang resmi ialah naskah yang dimuat dan di siarkan dalam “ berita republic Indonesia tahun II nomor 7 yang terbit pada tanggal 15 februari 1945. dengan perkataan lain UUd yang ditetapkan oleh PPKI pada tanggal 18 agustus 1945. jadi yang dimaksud dengan UUD dalam UUD 1945 adalah Hukum dasar yang tertulis.
B.  Pengertian Hukum Dasar
Mengacu pada pengertian UUD tersebut diatas, maka yang dimaksud dengan hukum dasar (Loi atau Droit Constitutionelle), adalah atauran-aturan dasar yang tertulis dan tidak tertulis yang berlaku dan dipatuhi dalam suatu Negara. Hukum yang tertulis adalah, UUD atau aturan-aturan yang tertulis dan berlaku dalam suatu Negara. sedangkan hukum dasar yang tidak tertulis adalah konvensi atau conventie. yaitu aturan-aturan dasar yang tidak tertulis, tetapi tumbuh, berkembang berkenaan dengan praktek penyelenggaraan Negara sehingga berlaku dan dipatuhi dalam Negara.
C.  Kedudukan UUD 1945
a)   Merupakan sumber cita-cita hukum dan cita-cita moral Negara Kesatuan Republic Indonesia
b)  Merupakan hukum dasar tertulis Negara kesatuan republic Indonesia
c)   Merupakan sumber bagi hukum dasar tidak tertulis
d)  Merupakan norma dasar atau norma fundamental (terletak pada bagian pembukaan uud 1945)
e)   Merupakan perundang-undangan tertinggi dalam tata urutan perundang-undangan RI, sebagaimana tercantum dalam Undang-undang RI nomor 10, sebagai berikut;



*       UUD 1945
*       UU/PERPU
*       PP
                                        *       PERPRES 
                                       *       PERDA


f)   Sebagai sumber hukum tertinggi dalam NKRI
D.  Sifat –Sifat Uud 1945
*       Mengikat, yakni mengikat pemerintah,lembaga-lembaga Negara, lembaga-lembaga masyarakat dan setiap warga Negara Indonesia
*       Singkat, karena hanya terdiri dari bab-bab terperinci dalam pasal-pasal yang jumlahnya sedikit, jika dibandingkan dengan UUDRI lainnya maupun UU Negara lain seperti :
®     UUD RIS      = 197 pasal
®     UUDS 1950   = 164 pasal
®     UUD Birma    = 234 pasal
®     UUd Panama  = 291 pasal
*       Supel/Elastis/kenyal, karena UUD 1945 hanya memuat aturan-aturan pokok yang bersifat mendasar dan fundamental, yang pelaksanaannya diserahkan kepada peraturan perundang-undangan yang lebih rendah atau yang lebih mudah cara pembuatan, pengubahan,penyempurnaan dan pencabutannya seperti Tap MPR, UU,PERPU,PP dan sebagainya.
*       Instruktif, uud 1945byang hanya berisikan aturan-aturan pokok, fundamental dan mendasar itu merupakan garis-garis besar sebagai instruksi kepada:
®     Kepala pemerintah pusat dan laian-lain penyelenggara Negara
® Penyelenggaraan kehidupan Negara serta penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan nasional.
*    Menekankan perlunya semangat; para penyelenggara Negara dan para pemimpin pemerintahan.
*       Budaya makna,
®     Bahwa UUD itu, sudah cukup apabila telah memuat aturan-aturan pokok, mendasar dan fundamental saja, yakni hanya memuat garis-garis besar sebagai instruksi kepada pemerintah dan lain-lain penyelenggara Negara untuk melaksanakan tugas-tugasnya.
®     UUD 1945 mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan dinamika kehidupan yang sedang dan yang berlangsung.
®     Tidak usang, lekang dan ketinggalan zaman, bahkan tangguh dalam menghadapi dan mengatasi berbagai tantangan yang bersifat nasional dan global.
*       Tetap, dalam artian bahwa yang dapat diamandamen hanyalah bagian batang tubuh (pasal-pasal) , sedangkan bagian pembukaan UUD 1945, tidak dapat di ubah oleh siapa dan kapanpun juga.
E.  Makna Pembukaan UUD 1945
© Merupakan sumber penyegaran motivasi dan moral serta aspirasi perjuangan dan tekad bangsa Indonesia
© Merupakan sumber cita-cita hukum dan cita-cita moral yang ingin ditegakan, baik pada lingkup nasional maupun lingkup internasional.
©   Mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang tidak hanya bersifat luhur, sacral, fundamental tetapi lebih daripada itu bersifat:
®     Universal : yang dijunjung tinggi oleh semua bangsa yang beradab dan berprikemanusiaan dan berprikeadilan.
®     Lestari: karena mampu menampung segala dinamika/perkembangan masyarakat dan sekaligus menjadi landasan perjuangan Negara RI
®  Religious dan humanis: karena nilai-nilai dan norma-norma tersebut, berkaitapaut dengan manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang meiliki harkat, martabat dan derajat yang sama.
©       UUD 1945 serta pokok pikiran yang terkandung didalam pembukaannya, merupakan sumber hukum tertinggi dari huku yang berlaku di NKRI.



PENGHAYATAN-PENGAMALAN DAN PELESTARIAN PANCASILA

A.  Pengertian
Istilah penghayatan berasal dari kata dasar “hayat” yang berarti “hidup”. dengan demikian yang dimaksud dengan penghayatan pancasila adalah “hal menghidupkan/menyatukan/menjadikan nilai dan norma pancasila dalam diri pribadi setiap warga Negara indonesia” dengan perkataan lain, nilai-nilai dan pesan-pesan moral pancasila harus menyatu/hidup dalam kehidupan manusia Indonesia baik sebagai pribadi, warga masyarakat/bangsa maupun sebagai warga Negara Indonesia.
B.  Pengamalan
Pengamalan berasal dari kata “amal” yang berarti “berbuat/perbuatan/melakukan sesuatau yang dapat  ditangkap panca indera” mengacu pada pengertian etimologis tersebut, sesungguhnya yang dimaksud dengan pengamalan pancasila adalah nilai-nilai, norma-norma dan pesan-pesan moral yang terkandung dalam pancasila, yang sudah terkristal/terhayat dalam hidup dan kehidupan manusia Indonesia itu,harus diwujudkan/ditampilkan/dilaksanakan secara nyata didalam kehidupan keseharian semua manusia Indonesia pada segenap lingkup dan lingkungan kehidupannya.
C.  Pelestaian
Sama halnya dengan perkataan penghayatan dan pengamalan, maka perkataan pelestarian pun bercikal bakal dari kata “lestari” yang berarti “tetap hidup”. eksis, langgeng, kekal, abadi, tidak luntur dan tidak lekang. jadi yang dimaksud dengan pelestarian pancasila adalah “ mempribadikan, pancasila yang bersifat luhur,sacral, tanggap dan tangguh itu, agar tetap hidup, hadir/eksis dalam pola pengetahuan (pikir) sikap dan perbuatan nyata setiap manusia Indonesia sepanjang hayat masih di kandung badan.
PENGERTIAN, TUJUAN, SEJARAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
A.  Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan

Dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa di setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat terdiri dari Pendidikan Bahasa, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Kep. Mendikbud No. 056/U/1994 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa menetapkan bahwa “Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan termasuk dalam Mata Kuliah Umum (MKU) dan wajib diberikan dalam kurikulum setiap program studi”.

Dengan penyempurnaan kurikulum tahun 2000, menurut Kep. Dirjen dikti No. 267/Dikti/2000 materi Pendidikan Kewiraan disamping membahas tentang PPBN juga dimembahas tentang hubungan antara warga negara dengan negara. Sebutan Pendidikan Kewiraan diganti dengan Pendidikan Kewarganegaraan. Materi pokok Pendidikan Kewarganegaraan adalah tentang hubungan warga negara dengan negara, dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).

B.  Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan
 Berdasarkan Kep. Dirjen Dikti No. 267/Dikti/2000, tujuan Pendidikan Kewarganegaraan     mencakup:
1.    Tujuan Umum
Untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar kepada mahasiswa mengenai hubungan antara warga negara dengan negara serta PPBN agar menjadi warga negara yang diandalkan oleh bangsa dan negara.
2.   Tujuan Khusus
a)   Agar mahasiswa dapat memahami dan melaksanakan hak dan kewajiban secara santun, jujur, dan demokratis serta ikhlas sebagawai WNI terdidik dan bertanggung jawab.
b)  Agar mahasiswa menguasai dan memahami berbagai masalah dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat mengatasinya dengan pemikiran kritis dan bertanggung jawab yang berlandaskan Pancasila, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional
c)   Agar mahasiswa memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan, cinta tanah air, serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa.

C.  Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan

1.    Pendidikan Kewiraan
 Pendidikan Kewiraan dimulai tahun 1973/1974, sebagai bagian dari kurikulum pendidikan nasional, dengan tujuan untuk menumbuhkan kecintaan pada tanah air dalam bentuk PPBN yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap awal yang diberikan kepada peserta didik SD sampai sekolah menengah dan pendidikan luar sekolah dalam bentuk pendidikan kepramukaan, sedangkan PPBN tahap lanjut diberikan di PT dalam bentuk pendidikan kewiraan.
2.   Perkembangan kurikulum dan materi Pendidikan Kewarganegaraan

a.   Pada awal penyelenggaraan pendidikan kewiraan sebagai cikal bakal darai PKn berdasarkan SK bersama Mendikbud dan Menhankam tahun 1973, merupakan realisasi pembelaan negara melalui jalur pengajaran khusus di PT, di dalam SK itu dipolakan penyelenggaraan Pendidikan Kewiraan dan Pendidikan Perwira Cadangan di PT.
b.   Berdasarkan UU No. 20 tahun 1982 tentang Pokok-pokok Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara ditentukan bahwa:
1.    Pendidikan Kewiraan adalah PPBN tahap lanjutan pada tingkat PT, merupakan bagian tidak terpisahkan dari Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasional
2.   Wajib diikuti seluruh mahasiswa (setiap warga negara).
c.    Berdasarkan UU No. 2 tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa:
1.    Pendidikan Kewiraan bagi PT adalah bagian dari Pendidikan Kewarganegaraan
2.   Termasuk isi kurikulum pada setiap jenis, jalur, dan jenjang pendidikan
d.   SK Dirjen Dikti tahun 1993 menentukan bahwa Pendidikan Kewiraan termasuk dalam kurikulum MKDU bersama-sama dengan Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, ISD, IAD, dan IBD sifatnya wajib.
e.   Kep. Mendikbud tahun 1994, menentukan:
1.    Pendidikan Kewarganegaraan merupakan MKU bersama-sama dengan Pendidikan Agama, dan Pendidikan Pancasila
2.   Merupakan kurikulum nasional wajib diikuti seluruh mahasiswa
f.    Kep. Dirjen Dikti No. 19/Dikti/1997 menentukan antara lain:
1.    Pendidikan Kewiraan termasuk dalam muatan PKn, merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kelompok MKU dalam susunan kurikulum inti
2.   Pendidikan Kewiraan adalah mata kuliah wajib untuk ditempuh setiap mahasiswa pada PT
g.   Kep. Dirjen Dikti No. 151/Dikti/Kep/2000 tanggal 15 Mei 2000 tentang Penyempurnaan Kurikulum Inti MPK, menentukan:
1.    Pendidikan Kewiraan termasuk dalam muatan PKn, merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kelompok MPK dalam susunan kurikulum inti PT di Indonesia
2.   Pendidikan Kewiraan adalah mata kuliah wajib untuk ditempuh setiap mahasiswa pada PT untuk program diploma III, dan strata 1.
h.   Kep. Dirjen Dikti No. 267/Dikti/kep/2000 tanggal 10 Agustus, menentukan antara lain:
1.    Mata Kuliah PKn serta PPBN merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari MPK
2.   MPK termasuk dalam susunan kurikulum inti PT di Indonesia
3.   Mata Kuliah PKn adalah MK wajib untuk diikuti oleh setiap mahasiswa pada PT untuk program Diploma/Politeknik, dan Program Sarjana.
4.   Kep. Mendiknas No. 232/U/2000 tanggal 20 Desember 2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Belajar Mahasiswa menentukan antara lain:
1)   Kurikulum inti Program sarjana dan Program diploma, terdiri atas:
a) Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK)
b) Kelompok Mata kUliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK)
c) Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB)
d) Kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB)
e) Kelompok Mata Kuliah Kehidupan Bermasyarakat (MKB)
2).MPK adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran untuk mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME dan berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
3) Kurikulum inti merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran yang harus dicakup dalam suatu program studi yang dirumuskan dalam kurikulum yang berlaku secara nasional
4) MPK pada kurikulum inti yang wajib diberikan dalam kurikulum setiap program studi/kelompok program studi terdiri dari bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan.
5) MPK untuk PT berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional terdiri dari Pendidikan Bahasa, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

D.  Perkembangan Materi Pendidikan Kewarganegaraan

1.    Awal 1979, materi disusun oleh Lemhannas dan Dirjen Dikti yang terdiri dari Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, politik dan Strategi Nasional, Politik dan Strategi Pertahanan dan Keamanan Nasional, sistem Hankamrata. Mata kuliah ini bernama Pendidikan Kewiraan.
2.   Tahun 1985, diadakan penyempurnaan oleh Lemhannas dan Dirjen Dikti, terdiri atas pengantar yang bersisikan gambaran umum tentang bahan ajar PKn dan interelasinya dengan bahan ajar mata kuliah lain, sedangkan materi lainnya tetap ada.
3.   Tahun 1995, nama mata kuliah berubah menjadi Pendidikan Kewarganegaraan yang bahan ajarnya disusun kembali oleh Lemhannas dan Dirjen Dikti dengan materi pendahuluan, wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik strategi nasional, politik dan strategi pertahanan dan keamanan nasional, sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.
4.   Tahun 2001, materi disusun oleh Lemhannas dengan materi pengantar dengan tambahan materi demokrasi, HAM, lingkungan hidup, bela negara, wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik dan strategi nasional
5.   Tahun 2002, Kep. Dirjen Dikti No. 38/Dikti/Kep/2002 materi berisi pengantar sebagai kaitan dengan MKP, demokrasi, HAM, wawasan nusantara, ketahanan nasional, politik dan strategi nasional.

E.  Landasan Ilmiah dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
a.   Landasan Ilmiah
1.    Dasar Pemikiran PKn

Setiap warga negara dituntut untuk dapat hidup berguna dan bermakna bagi negara dan bangsanya, serta mampu mengantisipasi perkembangan dan perubahan masa depannya. Untuk itu diperlukan pembekalan IPTEKS yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai moral, dan nilai-nilai budaya bangsa. Nilai-nilai dasar tersebut berperan sebagai panduan dan pegangan hidup setiap warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2.   Objek Pembahasan PKn

Setiap ilmu harus memenuhi syarat-syarat ilmiah yang mempunyai objek, metode, sistem dan bersifat universal. Objek pembahasan setiap ilmu harus jelas, baik objek material maupun objek formal. Objek material adalah bidang sasaran yang dibahas dan dikaji oleh suatu bidang atau cabang ilmu. Objek material PKn adalah segala hal yang berkaitan dengan warga negara baik yang empirik maupun yang non empirik, yang meliputi wawasan, sikap, dan perilaku warga negara dalam kesatuan bangsa dan negara.  Objek formal adalah sudut pandang tertentu yang dipilih untuk membahas objek material tersebut. Objek formal PKn adalah hubungan antara warga negara dengan negara dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara.
Objek pembahasan PKn menurut Kep. Dirjen Dikti No. 267/dikti/Kep./ 2000 meliputi pokok bahasan sebagai berikut:

1.    Pengantar PKn
a.   Hak dan kewajiban warga Negara
b.   Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
c.    Demokrasi Indonesia
d.   Hak Asasi Manusia
2.   Wawasan Nusantara
3.   Ketahanan Nasional
4.   Politik dan Strategi Nasional
3.   Rumpun Keilmuan
PKn (Kewiraan) dapat disejajarkan dengan civics education yang dikenal diberbagai negara. PKn bersifat interdisipliner (antar bidang) bukan monodisipliner, karena kumpulan pengetahuan yang membangun ilmu kewarganegaraan diambil dari berbagai disiplin ilmu seperti hukum, politik, administrasi negara, sosiologi, dsb.
b.   Landasan Hukum
1.    UUD 1945, Alinea kedua dan keempat, Pasal 27 (1), Pasal 30 (1), Pasal 31 (1).
2.   UU No. 20 tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertahanan dan Keamanan Negara RI (jo. UU No. 1 tahun 1988).
3.   UU No 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional
4.   Kep. Dirjen Dikti No. 267/dikti/kep./2000 tentang penyempurnaan kurikulum Inti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) PKn pada PT di Indonesia.


PERISTIWA-PERISTIWA PENTING DI EROPA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA

A.  Reformasi gereja di Eropa
1.    Pengertian
Reformasi berarti kembali kepada aturan yang sebenarny, jadi reformasi gereja merupakan suatau upaya untuk mengembalikan ajaran agama Nasrani sebagaimana yang diatur atau digariskan dalam kitab suci (injil). gerakan reformasi gereja tidak timbul secara tiba-tiba, gejalanya mulai timbul sejak kurang lebih sejak abad ke 15. factor-faktor penyebab timbulnya reformasi diantaranya adalah;
v  Terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh gereja katolik, misalnua; penjualan surat pengampunan dosa  (indulgensia) untuk menambah dana pembangunan gereja atau untuk keperluan lainnya, kaum reformis (pembaharu) menginginkan agar praktek-praktek tersebut di hapus karena tidak sesuai dengan ajaran asli dari injil dengan cara memprotesnya, sehingga mereka (kaum reformis) di kenal sebagai kaum protestan.
v  Berkembangnya humanism yang mendorong kebebasan berpikir bagi manusia.
v  Berkembangnya Negara-negara nasional di eropa, kekuasaan raja kembali diperolehnya (semula raja diatur oleh kekuasaan Sri paus) dan raja ingin berkuasa dalam segala bidang termasuk agama.
v  Adanya kebebasan masyarakat kota untuk menginterpretasikan agama.
2.   Toko-toko reformasi di eropa
*      Marten Luther (1483-1546) dari jerman, seorang biarawan dan guru besar Universitas Wettenberg tanggal 31 oktober 1517, menyerang gereja dengan menempelkan 95 macam protes yang kemudian dikenal dengan 95 dalil Luther, banyak orang yang membacanya, protes tersebut mendorong timbulnya agama baru, yaitu agama proestan, Luther dengan tegas tidak mengakui Sri paus sebagai pimpinan agamanya, dengan perjunganya yang gigih dan berdasarkan anjurannya pada kitab injil asli serta memperoleh perlidungan dari raja friederich dari kerajaan Saksen di kota wortburg (jerman), agama baru ini diakui dan diterima oleh masyarakat eropa, disamping agama Kristen katolik roma. Pengaruh agama Kristen protestan (Lutheralisme) ini selain di Jerman (terutama di jerman utara) juga ada di Negara-negara ; swedia,norwegia,finlandia dan Denmark.
*      jean calvin (1509-1564) dari prancis