SELAMAT DATANG DI BLOG GURU PPKN-GURU PEMBELAJAR SEPANJANG HAYAT-BELAJAR BERBAGI-MERDEKA BELAJAR ABAD 21
Guru PPKN Abad 21


Program Sekolah Penggerak adalah upaya mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.


Berikut Visi Dan Misi Pendidikan Indonesia 2020-2024

Visi:

"Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendukung Visi dan Misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global"

Misi:
  • Mewujudkan pendidikan yang relevan dan berkualitas tinggi, merata dan berkelanjutan, didukung oleh infrastruktur dan teknologi.
  • Mewujudkan pelestarian dan pemajuan kebudayaan serta pengembangan bahasa dan sastra.
  • Mengoptimalkan peran serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi dan reformasi pengelolaan pendidikan dan kebudayaan. 
Tujuan Kemendikbudristek pada 2020-2024:
  • Perluasan akses pendidikan bermutu bagi peserta didik yang berkeadilan dan inklusif.
  • Penguatan mutu dan relevansi pendidikan yang berpusat pada perkembangan peserta didik.
  • Pengembangan potensi peserta didik yang berkarakter.
  • Pelestarian dan pemajuan budaya, bahasa dan sastra serta pengarus-utamaannya dalam pendidikan.
  • Penguatan sistem tata kelola pendidikan dan kebudayaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
Sasaran Kemendikbudristek pada 2020-2024:
  • Meningkatnya pemerataan layanan pendidikan bermutu di seluruh jenjang.
  • Meningkatnya kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan di seluruh jenjang.
  • Menguatnya karakter peserta didik.
  • Meningkatnya pemajuan dan pelestarian bahasa dan kebudayaan.
  • Menguatnya tata kelola pendidikan dan kebudayaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
Tata Nilai Kemendikbudristek:

• Integritas.
• Kreatif dan Inovatif.
• inisiatif.
• Pembelajar.
• Menjunjung meritokrasi.
• Terlibat aktif.
• Tanpa pamrih.

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). 
Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

5 Program Intervensi Sekolah Penggerak
  1. Pendampingan Konsultatif dan Asimetris. Kemitraan program antara Kemendikbud dan pemerintah di mana Kemendikbud memberikan implementasi pendampingan Sekolah Penggerak.
  2. Penguatan Sumber Daya Manusia di Sekolah Penguatan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Penilik, dan Guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif (coaching) one to one dengan pelatih ahli yang disediakan oleh Kemdikbud.
  3. Pembelajaran dengan Paragidma Baru. Pembelajaran yang diorientasikan pada penguatan kebutuhan dan pengembangan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, melalui kegiatan pembelajaran di dalam dan di luar kelas.
  4. Perencanaan Berbasis Data. Manajemen berbasis sekolah: perencanaan berdasarkan refleksi diri satuan pendidikan.
  5. Digitalisasi Sekolah. Penggunaan berbagai platform digital bertujuan mengurangi kerumitan, meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang disesuaikan
Apa itu Program Sekolah Penggerak ?

Program Sekolah Penggerak adalah program untuk meningkatkan kualitas belajar siswa yang terdiri dari 5 jenis intervensi untuk mengaktifkan sekolah bergerak 1-2 tahap lebih maju dalam kurun waktu 3 tahun pengajaran.

Apa keuntungan bagi sekolah yang menjadi Sekolah Penggerak ?

Banyak keuntungan yang akan didapat bagi sekolah yang melaksanakan Program Sekolah Penggerak, yaitu:
  • Peningkatan mutu hasil belajardalam kurun waktu 3 tahun
  • Peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru
  • Percepatan digitalisasi sekolah
  • Kesempatan menjadi katalisator perubahan bagi satuan pendidikan lain
  • Percepatan keranjang profil pelajar Pancasila
  • Mendapatkan pendampingan intensif
  • Memperoleh tambahan anggaran untuk membeli buku bagi pembelajaran dengan paradigma baru
Apa itu Sekolah Penggerak ?

Sekolah Penggerak adalah sekolah unggul yang berfokus pada  pengembangan hasil belajar siswa secara holistik  dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif (karakter) yang diawali dengan SDM yang (kepala sekolah dan guru). Kepala sekolah dan guru dari Sekolah Penggerak melakukan pengimbasan kepada satuan pendidikan lain

Apakah Program Sekolah Penggerak sama dengan program Sekolah Model atau Sekolah Rujukan ?

Program Sekolah Penggerak berbeda dengan program sekolah model atau sekolah referensi. Perbedaannya adalah, Program Sekolah Penggerak:
  • Merupakan program kolaborasi antara Kemdikbud dengan Pemerintah Daerah
  • Terdiri dari 5 jenis intervensi yang terintegrasi berupa pendampingan konsultatif dan asimetris kepada Pemerintah Daerah, pelatihan dan pendampingan kepala sekolah dan guru, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data, dan digitalisasi sekolah
  • Memiliki ruang lingkup untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA dan SLB, baik sekolah negeri maupun swasta mencakup seluruh kondisi
  • Dilakukan secara berkelanjutan, hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak
Program Sekolah Model atau Sekolah Rujukan merupakan program Pusat dengan intervensi sebagian, berupa:

• Bimtek
• Bantuan Pemerintah
• Ruang lingkupnya tidak mencakup seluruh kondisi sekolah

Tahapan Sekolah Penggerak

Melalui tujuan sekolah penggerak, terdapat 4 tahapan transformasi sekolah yang tergambar dalam proses berikut:

Tahap 1

• Hasil belajar: ≤ 3 tingkat di bawah level yg diharapkan
• Lingkungan belajar: perundungan menjadi norma
• Pembelajaran: secara rutin mengalami gangguan
• Refleksi diri dan pengimbasan: belum terjadi

Tahap 2
  • Hasil belajar: 1-2 tingkat di bawah level yang diharapkan
  • Lingkungan belajar: perundungan masih terjadi namun tidak menjadi norma
  • Pembelajaran: belum memperhatikan kebutuhan dan tingkat kemampuan murid
  • Refleksi diri dan pengimbasan: belum terjadi.
Tahap 3
  • Hasil belajar: di level yang diharapkan
  • Lingkungan belajar: perundungan tidak terjadi
  • Pembelajaran: sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan siswa
  • Refleksi diri dan pengimbasan: perencanaan program dan anggaran berbasis refleksi diri. Guru mulai melakukan refleksi dan perbaikan pembelajaran.
Tahap 4
  • Hasil belajar: di atas level yang diharapkan Lingkungan belajar: aman, nyaman, inklusif dan menyenangkan
  • Pembelajaran: berpusat pada murid.
  • Refleksi diri dan pengimbasan: perencanaan program dan anggaran berbasis refleksi diri.
  • Refleksi guru dan perbaikan pembelajaran terjadi.
  • Kepala sekolah dan guru aktif mengembangkan komunitas belajar.
Manfaat Sekolah Penggerak

Adanya Program Sekolah Penggerak ini akan memberi manfaat pada sekolah, yaitu untuk:
  • Meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu 3 tahun ajaran
  • Meningkatnya Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru
  • Percepatan pencapaian profil pelajar Pancasila
  • Percepatan Digitalisasi sekolah
  • Kesempatan untuk menjadi Katalis perubahan bagi satuan pendidikan lain
  • Mendapatkan pendampingan intensif untuk Transformasi satuan pendidikan
  • Memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian buku bagi pembelajaran kompetensi holistik
Selain memberi memberi manfaat pada sekolah, tujuan Sekolah Penggerak juga dapat memberi manfaat pada pemerintah daerah untuk:

  • Mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah.
  • Meningkatkan kompetensi SDM Satuan Pendidikan.
  • Membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna.
  • Peluang mendapatkan penghargaan sebagai Daerah Penggerak Pendidikan.
  • Menjadi daerah rujukan praktik baik dalam pengembangan sekolah penggerak.
  • Efek multiplier dari Sekolah Penggerak ke Sekolah lainnya.


Peran dan fungsi kepala sekolah dalam kurikulum sekolah penggerak

• Kepala sekolah adalah sebagai business manager
• Kepala sekolah adalah sebagai pengelola kantor
• Kepala sekolah adalah sebagai administrator
• Kepala sekolah adalah sebagai pemimpin profesional
• Kepala sekolah adalah sebagai organisator
• Kepala sekolah adalah sebagai motivator atau penggerak staf
• Kepala sekolah adalah sebagai supervisor
• Kepala sekolah adalah sebagai konsultan kurikulum
• Kepala sekolah adalah sebagai pendidik,
• Kepala sekolah adalah sebagai psikolog
• Kepala sekolah adalah sebagai penguasa sekolah
• Kepala sekolah adalah sebagai eksekutif yang baik,
• Kepala sekolah adalah sebagai petugas hubungan sekolah dengan masyarakat, dan
• Kepala sekolah adalah sebagai pemimpin masyarakat.

Apakah peran dan fungsi pengawas dalam kurikulum sekolah penggerak.
  • Kepala Sekolah Sebagai supervisor dalam Pendidikan
  • Kepala Sekolah sebagai penggerak dalam meningkatkan sumber daya sekolah terutama pendidik dan peserta didik
Fungsi guru dalam kurikulum sekolah penggerak?

• Mampu mendorong prestasi akademik siswa
• Mampu mengajar dengan kreatif
• Mampu  mengembangkan diri secara aktif
• Mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistic
• Mampu menjadi coach untuk guru lain dalam menerapkan cara belajar dalam yang berpusat pada murid
• Mampu menjadi agen transformasi bagi ekosistem pendidikan.

Berikut link materi paparan kemendikbud...

https://drive.google.com/file/d/194Z9h_5x1WrW_iUYdycRP30Q4lr96dHn/view?usp=drivesdk


Sumber:

http://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/program-sekolah-penggerak
https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/
https://psp-web.pauddikdasmen.kemdikbud.go.id/#/home
Guru PPKN Abad 21


Profil pelajar Pancasila merupakan gambaran pelajar Indonesia yang merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai dengan nilai- nilai Pancasila. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajarn lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan dilingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam profil pelajar Pancasila.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila disebut pembelajaran lintas disiplin ilmu bukan integrasi antar mata pelajaran, kegiatan ini  untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project-based learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Projek adalah serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah suatu tema menantang. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Guru sebagai fasilitator menilai proses pelaksanaan bukan semata-mata menilai hasil produk akhir, Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menjalani proses serta menghasilkan produk dan/atau aksi yang dapat mereka pertanggungjawabkan.
Berdasarkan Permendikbudristek No. 56/M/2022, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yag disusun berdasarkan Standar Kometensi Lulusan. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pembelajaran yang baru dimunculkan pada sekolah penggerak. Pada tahun ajaran 2022/2023 mulai berlaku Kurikulum Merdeka yang juga menerapkan P5.

Pelaksanaan P5 di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat menggunakan sistem blok yaitu kurang lebih 3 minggu penuh sesuai dengan alokasi waktu yang telah direncanakan. Perhitungan waktu pelaksanaan P5 dalam 1 tahun berjumlah 360 jam pelajaran atau 20-30% dari alokasi total jam pelajaran. Terdapat 3 Projek dalam 1 tahun, sehingga tiap projek memiliki alokasi waktu 120 JP.

Dalam satu tahun memilih tiga tema yang harus di projekan, 3 projek tersebut yaitu:

➢  Proyek 1 dengan tema Suara Demokrasi,
➢  Proyek 2 dengan tema kearifan lokal,
➢  Proyek 3 dengan tema bangunlah jiwa dan raganya.

MANFAAT PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan ruang bagi semua anggota komunitas satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan dan mengamalkan Profil Pelajar Pancasila.
  • Untuk satuan pendidikan
  1. Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka  untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.
  2. Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.
  • Untuk pendidik
  1. Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan Profil Pelajar Pancasila.
  2. Merencanakan proses pembelajaran projek dengan tujuan akhir yang jelas.
  3. Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.
  • Untuk peserta didik
  1. Memperkuat karakter dan mengembangkan kompetensi sebagai warga dunia yang aktif.
  2. Berpartisipasi merencanakan pembelajaran secara aktif dan berkelanjutan.
  3. Mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan projek pada periode waktu tertentu.
  4. Melatih kemampuan pemecahan masalah dalam beragam situasi belajar.
  5. Memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap isu di sekitar mereka sebagai salah satu bentuk hasil belajar.
  6. Menghargai proses belajar dan bangga dengan hasil pencapaian yang telah diupayakan secara optimal.

SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat melaksanakan kegiatan P5 dimulai dengan Rapat dewan guru untuk pemilihan tema umun dan tema spesiafik sampai pada rencana penyusunan modol dan proses pelaksaan.
Berikut jadwal pelaksanaan P5 Di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat:


















Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dilaksanakan dalam tiga Projek dengan tiga tema berbeda. Projek yang digelar juga harus mengacu pada dimensi perkembangan profil pelajar Pancasila. 

Karena itu, sebelum menjalankan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila satuan pendidikan wajib mengetahui prinsip-prinsip dalam  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Apa sajakah prinsipnya? Simak penjelasan di bawah ini, ya.

• Holistik 

Holistik bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah. Dalam konteks perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kerangka berpikir holistik mendorong kita untuk menelaah sebuah tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam. Oleh karenanya, setiap tema projek yang dijalankan bukan merupakan sebuah wadah tematik yang menghimpun berbagai mata pelajaran, namun lebih kepada wadah untuk meleburkan beragam perspektif dan konten pengetahuan secara terpadu.

• Kontekstual 

Prinsip kontekstual berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Prinsip ini mendorong pendidik dan peserta didik untuk dapat menjadikan lingkungan sekitar dan realitas kehidupan sehari-hari sebagai bahan utama pembelajaran. Oleh karenanya, satuan pendidikan sebagai penyelenggara kegiatan projek harus membuka ruang dan kesempatan bagi peserta didik untuk dapat mengeksplorasi berbagai hal di luar lingkup satuan pendidikan. Tema-tema projek yang disajikan sebisa mungkin dapat menyentuh persoalan lokal yang terjadi di daerah masing-masing.

• Berpusat pada Peserta Didik 

Prinsip berpusat pada peserta didik berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri. pendidik sebaiknya menjadi fasilitator pembelajaran yang memberikan banyak kesempatan bagi peserta didik untuk mengeksplorasi berbagai hal atas dukungannya sendiri. Harapannya, setiap kegiatan pembelajaran dapat mengasah kemampuan peserta didik dalam memunculkan inisiatif serta meningkatkan daya untuk menentukan pilihan dan memecahkan masalah yang dihadapinya.

• Eksploratif

Prinsip eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tidak berada dalam struktur intrakurikuler yang terkait dengan berbagai skema formal pengaturan mata pelajaran.

Prinsip eksploratif juga diharapkan dapat mendorong peran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk menggenapkan dan menguatkan kemampuan yang sudah peserta didik dapatkan dalam pelajaran intrakurikuler.

Sumber Tambahan:

https://drive.google.com/drive/u/0/mobile/folders/1Vr2q86FORKadyHenLVzAT2qPG117uMBI

kurikulum.kemdikbud.go.id
https://kurikulum.kemdikbud.go.id › ...PDF
Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

SALAM " SPENDU MANGGEWAR"

Guru PPKN Abad 21

 PENGERTIAN KISI-KISI


Kisi-kisi adalah suatu format atau matriks yang memuat kriteria tentang soal-soal yang diperlukan atau yang hendak disusun. Kisi-kisi juga dapat diartikan test cetak biru  atau table spesifikasi  merupakan deskripsi kompetensi dan materi yang akan diujikan. Wujudnya adalah sebuah tabel yang memuat tentang perperincian materi dan tingkah laku beserta imbangan/proporsi yang dikehendaki oleh penilai. Tiap kotak diisi dengan bilangan yang menunjukkan jumlah soal.


Kisi-kisi adalah suatu format berupa matriks yang memuat informasi yang dijadikan pedoman untuk menulis soal atau merakit soal menjadi suatu tes. Kisi-kisi berisi ruang lingkup dan isi materi yang akan diujikan. Tujuan penyusunan kisi-kisi adalah untuk menentukan ruang lingkup dan sebagai petunjuk dalam menulis soal.


FUNGSI KISI-KISI


Ada pun fungsi dari kisi-kisi antara lain:

  1. Panduan/pedoman dalam penulisan soal yang hendak disusun

Pedoman penulisan soal meurupakan aspek tepenting ketika guru hendak memberikan soal kepada siswa, pedoman tersebut akan menjadi acuan bagi guru dalam penulisan soal sehingga akan memudahkan dalam pembuatan soal.


  1. Penulis soal akan menghasilkan soal-soal yang sesuai dengan tujuan tes.

Tes merupakan bahan evaluasi guru terhadap keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran yang disampaikan, guru dalam mengevalusi peserta didik akan memberikan soal tes evaluasi yang bermacam-macam sesuai dengan tujuan pencapaian evalusi terhadap pembelajaran tertenu. Dalam pembuatan soal yang menggunakan kisi-kisi, penulis akan menghasilkan soal-soal yang sesuai dengan tujuan tes.


  1. Penulis soal yang berbeda akan menghasilkan perangkat soal yang relatif sama, dari segi tingkat kedalamannyas segi cakupan materi yang ditanyakan.

Penulisan kisi-kisi berfungsi untuk menselaraskan perangkat soal, sehingga hal ini juga akan mempermudah dalam proses evaluasi.


SYARAT KISI-KISI


Kisi-kisi yang baik harus memenuhi persyaratan berikut ini:

  1. Kisi-kisi harus dapat mewakili isi silabus/kurikulum atau materi yang telah diajarkan secara tepat dan proporsional.

  2. Komponen-komponennya diuraikan secara jelas dan mudah dipahami.

  3. Materi yang hendak ditanyakan dapat dibuatkan soalnya.


MANFAAT KISI-KISI


Manfaat kisi-kisi yaitu sebagai pedoman dalam penulisan soal atau dalam merakit soal menjadi suatu tes. Manfaat lain dari kisi-kisi ialah untuk menjamin sampel soal yang baik, dalam arti mencakup semua pokok bahasan secara proporsional. Agar item-item atau butir-butir tes mencakup keseluruhan materi (pokok bahasan atau sub pokok bahasan) secara proporsional, maka sebelum menulis butir-butir tes terlebih dahulu kita harus membuat kisi-kisi sebagai pedoman. Sebuah kisi-kisi memuat jumlah butir yang harus dibuat untuk setiap bentuk soal dan setiap pokok bahasab serta untuk setiap aspek kemampuan yang hendak diukur.




Guru PPKN Abad 21

KALDIK SMP NEGERI 2 UMBU RATU NGGAY BARAT







Kalender Akademik 2022/2023 Semester Ganjil

Juli
  • 1-9 Juli 2022: Libur Kenaikan Kelas
  • 18 Juli 2022: Hari Pertama Sekolah (HP) dan Awal Semester Ganjil
  • 10 Juli 2022: Libur Umum (Hari Raya Idul Adha 1443 H)
  • 11-13 Juli 2022: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan proses administrasi kelas
  • 30 Juli 2022: Libur Umum (Tahun Baru Islam 1444 H)
Agustus
  • 17 Agustus 2022: Libur Umum (Hari Kemerdekaan Republik Indonesia)
September
  • 19-23 September 2022: Penilaian Tengah Semester Ganjil (disesuaikan dengan program sekolah)
Oktober
  • 8 Oktober 2022: Libur Umum (Maulid Nabi Muhammad SAW)
  • 30/31 2022 : HRG
November
  • 10 November :Hari Pahlawan
Desember
  • 5-9 Desember 2022: Penilaian Akhir Semester Ganjil
  • 16 Desember 2022: Pembagian Buku Laporan Hasil Belajar (LHB)
  • 17 Desember 2022 - 1 Januari 2023: Libur Semester Ganjil
  • 24-25 Desember 2022: Libur Umum (Hari Raya Natal 2022)
Kalender Akademik 2022/2023 Semester Genap

Januari
  • 1 Januari 2023: Libur Umum (Tahun Baru Masehi 2023)
  • 2 Januari 2023: Hari Pertama Sekolah (HP) dan Awal Semester Genap
Februari
  • 18 Februari 2023: Libur Umum (Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW)
  • 20-24 Februari 2023: Penilaian Tengah Semester Genap (disesuaikan dengan program sekolah)
Maret
  • 13-17 Maret 2023: Perkiraan Ujian Sekolah SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK, dan USBN SD/SDLB
  • 22 Maret 2023: Libur Umum (Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1945)
  • 23-25 Maret 2023: Perkiraan Libur Awal Bulan Puasa Ramadan 1444 H
  • 27-31 Maret 2023: Perkiraan Ujian Sekolah SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK, dan USBN SD/SDLB
April
  • 7 April 2023: Libur Umum (Jumat Agung/Wafat Isa Almasih)
  • 10-14 April 2023: Perkiraan Ujian Sekolah SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK, dan USBN SD/SDLB
  • 22-23 April 2023: Libur Umum (Hari Raya Idul Fitri 1444 H)
  • 21-28 April 2023: Perkiraan Libur Idul Fitri 1444 H
Mei
  • 1 Mei 2023: Libur Umum (Hari Buruh)
  • 6 Mei 2023: Libur Umum (Hari Raya Waisak 2567)
  • 18 Mei 2023: Libur Umum (Kenaikan Isa Almasih)
Juni
  • 1 Juni 2023: Libur Umum (Hari Lahir Pancasila)
  • 12-16 Juni 2023: Penilaian Akhir Tahun atau Ulangan Kenaikan Kelas (disesuaikan dengan program sekolah)
  • 23 Juni 2023: Pembagian Buku Laporan Hasil Belajar (LHB)
  • 29 Juni 2023: Libur Umum (Hari Raya Idul Adha 1444 H)
  • 24 Juni - 8 Juli 2022: Libur Kenaikan Kelas
Juli
  • 10 Juli 2023: Hari Pertama Sekolah (HP) dan Awal Semester
  • 10-12 Juli 2023: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan proses administrasi kelas
  • 19 Juli 2023: Libur Umum (Tahun Baru Islam 1445 H)
Berikut link downlod: 👇👇👇👇👇

https://bit.ly/3BnNHGD

Guru PPKN Abad 21

 WORKSHOP PENYUSUNAN KURIKULUM OPERASIONAL  SATUAN  PENDIDIKAN ( KOSP)

SMP NEGERI 2 UMBU RATU NGGAY BARAT
Manggewar, 5-6 Agustus 2022
Susunan Acara
1. Sapaan MC
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
3. Doa Pembukaan
4. Sambutan-Sambutan
5. Penyampaian Materi Oleh Nara Sumber
6. Doa Penutup.

Acara Pembukaan
Sambutan Oleh  Bpk Kepala SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat- Melki Umbu Sorung, S.Pd.

Dalam sambutannya beliu menyampaikan beberapa hal penting mengenai kondisi, perkembangan, perubahan dalam dunia pendidikan khususnya di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat  yang merupakan bagian dari sekolah penggerak, sehingga kita perlu membenah serta merefleksi diri agar bisa membawa perubahan dalam sebuah perkembangan, untuk itu ia menyampaikan dalam sambutannya bahwa kita harus membangun kesepakatan dan kerja sama agar segala masukan dan informasi menjadi  dasar dalam penyusunan Kurikukum operasional satuan pendidikan. Kurikulum merupakan sebuah pedoman atau landasan dalam pengembangan dan kemajuan suatu pendidikan, untuk itu SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat ini perlu dokumen kurikukum merdeka yang harus kita susun bersama, singkat kata segala masukan dan dukungan kami sangat harapkan untuk kita sama-sama bekerja dan membangun SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat ini ke arah kemajuan yang lebih baik.

Pada kesempatan yang sama hadir juga bapak Komite dan menyampaikan beberapa hal penting bahwa dalam  era kemajuan  saat ini yang semakin pesat khusunya dalam dunia pendidikan dan lebih khususnya di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat ini tentu kami sebagai orang tua dari peserta didik sangat mendukung untuk kita sama-sama bekerja dan membangun sekolah yang kita cintai ini demi anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa.

Kurikulum operasional sekolah merdeka memang merupakan hal baru buat kita, tetapi kita harus terus memupuk semangat untuk belajar sepanjang hayat dan menajadi pembawa perubahan untuk sekolah ini.

Pada kesempatan berikut Bpk Kabid SMP dari Dinas pendidikan kabupaten sumba tengah membuka kegiatan  serta menyampaikan beberapa poin penting, hari ini kita hadir karena panggilan dan perintah Undang-Undang agar kita selalu bekerja dan berinovasi dalam mencapai tujuan pendidikan, dalam menghadapi perubahan kita di tuntut untuk terus membenah diri dan terus melakukan atau mengikuti perubahan, kita tidak bisa tinggal diam di tempat, jadi kita harus semangat dalam segala hal sesuai dengan aturan yang berkaku.

Dalam hal penyusunan kurikukum tentu sudah ada rambu-rambu atau pedoman yang harus kita tempuh untuk kita kerjakan.

Merupakan suatu kebanggaan buat kita di kabupaten ini sehingga masuk sebagai sekolah penggerak , untuk itu kita harus tetap bersyukut dan terus semangat dalam bekerja.

Penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan yang merupakan landasan tentu kita harus melihat pedoman, yang memuat prinsip-prinsip penyusunannya seperti :
• Berpusat pada peserta didik
• Kontekstual
• Akuntabel
• Fleksibel
Begitu juga visi-misinya kita harus melihat secara detail, tepat, dan fleksibel, dalam kurikulum merdeka dalam muatannya seperti intrakurikuler, kokuriker,projek dan ekstrakurikuler.

Menyusun KOSP kita harus berada dalam kondisi sehat, nyaman sehingga kita bisa menyusunya secara kompeten dan akuntabel, agar dapat mencapai sasaran dan tujuan kita harus mempunyai semangat untuk melakukan hal yang luar biasa, jadi mari memperbaharui diri dan saling melengkapi untuk membawa perubahan secara:
• Sistematis
• Kolaborasi
• Profesional
• Empati
• Responsif
• Melayani
• Integritas
• Akuntabilitas
• Fleksibel
• Demokrasi dan berkeadilan
Sekolah penggerak harus bergerak maju bukan bergerak mundur, penggerak harus menjadi pusat perubahan dan kemajuan, menjadi motor penggerak serta menjadi contoh untuk sekolah lain.

Selamat mengikuti workshop penyusunan kurikulum operasional satuan pendidikan di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat ini dengan baik agar dapat di implementasikan sesuai dengan yang kita harapkan bersama....Salam Sehat.


Guru PPKN Abad 21

 

Pelaksanaan Pembelajaran Komite Pembelajaran (PKP) Kabupaten Sumba Tengah, yakni SMP Kristen Anakalang, SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat Dan SMPN 3 Umbu Ratu Nggay yang merupakan  sekolah-sekolah terpilih yang akan melaksanakan Program Sekolah Penggerak dimana program ini merupakan salah satu Kebijakan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Program Sekolah Penggerak mendorong satuan Pendidikan untuk melakukan transformasi diri untuk meningkatakan mutu pembelajaran di sekolah dan mengembangkan hasil belajar peserta didik secara holistik dalam upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Upaya pengembangan hasil belajar peserta didik secara holistik di satuan Pendidikan dapat diwujudkan apabila kepala sekolah dan guru memiliki kapasitas dan kompetensi yang menjadi kunci dalam melakukan transformasi dan restrukturisasi serta reformasi Pendidikan

Pada Program Sekolah Penggerak, kapasitas dan kompetensi tersebut akan di tingkatkan melalui pelatihan dan pendampingan agar para peserta yakni yang terdiri dari Kepala Sekolah, pengawas dan guru belajar memperdalam,  memperkuat, pemahaman dan keterampilan agar mampu menerapkan / mengimplementasikan kurikulum tersebut,  pada satuan pendidikannya masing - masing secara bertahap.

Dimana pada pembukaan kegiatan PKP ini telah berlangsung melalui zoom meeting pada hari tanggal Selasa, 10 Mei 2022 dan selanjutnya para peserta di pandu oleh fasilitor masing untuk membimbing para peserta untuk mendalami materi paradigma baru baik secara Sinkron maupun Asinkron melalui platform merdeka mengajar serta menuntaskan tugas-tugas yang ada pada Learning management sistem (LMS) 

hingga saat ini para peserta masih setia dalam mengerjakan tugas - tugas yang ada pada platform merdeka mengajar dengan mempelajari berbagai modul yang tersedia pada akun tersebut agar bisa melengkapi pada refleksi yang tersedia pada LMS.

Kegiatan pelaksanaan ķomite pembelajaran ini akan berakhir pada tanggal 13 juni 2022 yang selanjutnya akan berimbas pada pelaksanaan IHT pada sekolah penggerak.










Berikut link acara pembukaan pelaksanaan PKP Sekolah Penggerak.https://youtu.be/qvexkH73cyM

Unduh Jadwal disini:  https://bit.ly/3lLMQHr

Link vidio refleksi: https://youtu.be/9xl2vL7Lj1o

#Salam Dan Bahagia
#Salam Belajar
#Salam Pancasila
#Sekolah Penggerak

Guru PPKN Abad 21

Di bawah cahaya mentari indah dari ufuk timur pagi ini kita berdiri dengan cinta kasih Tuhan, ditengah kabut yang indah ini juga kita akan membawa seluruh mimpi dan pengharapan, bahwa bumi tempat dimana kita berdiri sekarang ini akan menentukan awal perjalanan kita untuk berkomitmen, maju dan belajar dan belajar, sebab setiap perjalanan yang kita ukir akan membawa pengalaman dan setiap pengalaman adalah pembelajaran yang akan menjadi bekal, pedoman serta kekuatan dimasa yang akan datang. 


Yakinkanlah hatimu dengan membangun pikiran positif agar langkahmu lebih kuat dalam menempuh perjalanan, dan setiap perkara yang akan kita temui akan menjadikan kita manusia-manusia tangguh, untuk mengukir masa depan, maka berpikirlah....sebab Cara berpikirlah merupakan cara berada sekaligus merupakan cermin untuk melihat apa yang baik dan yang buruk pada diri kita, sehingga tidak menjadi keburukan dimasa depan.

Dan setiap orang yang diproses dengan segala tantangan hanya tumbuh dengan subur di tanah penderitaan untuk menghasilkan jiwa-jiwa pejuang tangguh,beradab serta berjiwa patriot sebab pengetahuan, kecerdasan, kreatifitas dan karakter bertumbuh pada tanah kesulitan.

" Saya Mendengar Maka Saya Tahu"
" Saya Melihat Maka Saya Ingat"
" Saya Melakukan Maka Saya Paham"
" Melihat Pelihara Mata"
" Berjalan Pelihara Kaki"
" Mendengar Pelihara Telinga"
" Berbicara Pelihara Lidah"

Jangan takut pada kegagalan yang membuat kita tak berdaya; Sebab kegagalan merendahkan hati kita serta menyelamatkan kita dari bahaya, tergantung pada kekuatan diri kita sendiri, itulah sebabnya mengapa Tuhan membiarkan kita gagal, agar kita diselamatkan dari kesombongan.

Hiduplah diatas prinsip dan misi kehidupan bahwa yang namanya sebuah kesuksesan hanya lahir ditanah penderitaan, dan kita akan meraihnya dengan suka cita dengan membawa berkas-berkasnya jika kita tabah dan bertahan, serta tulus ikhlas dengan komitmen untuk mengerjakan mimpinya. sebab banyak orang mengatakan bahwa " Awal dari kesuksesan adalah membangun kesadaran akan potensi diri dan paham akan tujuan hidup"- Jadilah murid pertama dari apa yang kita ucap.

Sukses itu dimulainya dari proses: Pola pikir (Minset) - Pola perilaku (Attitude) - pola kebiasaan (Habits) - pola Karakter - Sukses (Menuai hasil).

Jangan pernah menyerah saat proses hidup menyulitkan, sebab disanalah kita akan di gemblang menjadi instan dengan akar kuat yang saatnya matang sehingga kelak akan menjadi pribadi hebat penuh manfaat.

Kelemahan kita hanyalah sementara, karena kita sedang memperkuatnya, Tetapi  bila kita jadikan alasan bagi kurang baiknya hasil, maka kelemahan itu akan menjadi permanen.

Jika kita sedang benar dan bila kita sedang salah, janganlah terlalu takut, sebab keseimbangan sikap akan menjadi penentu ketepatan perjalanan.

Jika kita mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah akan mendapatkan pengetahuan baru? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan. Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin, dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin.

Ditengah perkembangan yang pesat ini, kita juga diperhadapkan dengan segala ujian atau tantangan, dimana kita saat ini lagi menghadapi sebuah wabah yang dinamakan virus corona, dengan varian barunya, dan kita sebagai manusia lemah pasti ada rasa takut, gelisah dan lain sebagainya, tapi disatu sisi kita tidak akan bisa berdiam diri, tentunya kita pasti berpikir bagaimana caranya agar bebas atau selamat serta bertahan hidup di tengah-tengah ujian seperti ini.

Mari dengan segala keyakinan dan akal sehat, kita terus berjuang dan saling bahu membahu untuk terus bergerak tanpa harus terpaku pada satu pintu yang tertutup, sebab ketika satu pintu tertutup, pintu yang lain akan terbuka, tapi kita jangan sering melihat terlalu lama dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga tidak melihat ada satu pintu lagi yang terbuka untuk kita. (Alexander Graham Bell).

Sebuah tantangan memang tidak akan pernah habis asal kita jangan kehilangan akal sehat, dan Tantangan kita sebagai guru adalah: " Dengan pengetahuan yang diperoleh dimasa lalu mengajarkan siswa disaat ini agar menguasai kompetensi yang diperlukan siswa dimasa depan".

Ditengah kondisi seperti ini apakah kita mengalami kesulitan? Tergantung pikiran dan sikap kita masing-masing, bagi saya hanya kesulitan yang dapat membuat seseorang mencapai kematangan kompetensi, kesulitan dan penderitaan adalah salah satu makanan utama jiwa manusia yang merindukan peningkatan dan kematangan dalam hidup.

Bangunlah dengan segala kemampuan untuk mengendalikan tekanan, tantangan, hambatan, rintangan dan masalah itu menjadi sebuah kekuatan, kesempatan, perubahan dan peningkatan dalam hidup.

Untuk maju kita harus tahu kapan dan bagaimana tepatnya harus mundur.

Berusahalah Untuk Tidak Menjadi Manusia Yang Berhasil-Tapi Berusahalah Untuk Menjadi Manusia Yang Berguna.

Belajar Sepanjang Hayat
Berproses Sepanjang Hayat
Merdeka belajar.

Berjuang Sekeras Ayah
Bersabar Sehebat Ibu.

"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar pada pengertianmu sendiri" ( Amzal 3:5)


#Sekian
#SalamBelajar


Oktavianus Umbu Kuta, S.Pd-Guru PPKn SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat-Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat-Kabupaten Sumba Tengah NTT Indonesia.